Description
Di zaman sekarang ini, berbagai budaya dan adat dari luar berbondong-bondong masuk ke Tanah Air dengan begitu bebasnya. Kita sebagai masyarakat Indonesia harus cerdas memilih dan memilah budaya apapun yang diterima dari luar Indonesia. Tanah Air kita yang memegang adat ketimuran, rasanya tidak cocok menyatu dengan kebiasaan Barat yang mewabah menjadi perilaku kekinian. Memang tidak semuanya merusak, tetapi kita wajib waspada dan bijak menyikapinya. Sama halnya dengan budaya asing yang masuk, maraknya penghilangan identitas ajaran agama pun terjadi. Bahkan, benih-benihnya telah ditanam sejak masa kolonial Belanda yang masuk ke Nusantara. Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, mengalami hal ini sejak zaman penjajahan puluhan tahun silam. Adanya deislamisasi, indoktrinasi, termasuk westernisasi bukan lagi isu dan gerakan kekinian semata. Sejak zaman itu, pergulatan Islam dengan kelompok anti Islam telah berlangsung. Islam merupakan satu-satunya peradaban yang pernah menguasai Barat dalam kurun waktu 700 tahun. Oleh karena itu, Islam dianggap ancaman besar yang perlu diwaspadai bahkan dihancurkan jika Barat ingin tetap menguasai dunia. Melihat kenyataan tersebut, negeri Barat tak segan-segan menggelontorkan dana jutaan dolar untuk program-program demikian di negeri-negeri Islam, khususunya di Indonesia.




Recent Comments