Description
Dia bisa bikin bangga negara seribu kali! Tapi dia bikin kepalaku pening seribu kali juga!” ujar seorang pria kepada istrinya tentang putri mereka yg berprofesi sebagai atlet panah nasional. Petikan dialog tersebut menceritakan tentang citra atlet berpres- tasi asal Jakata, Nur Fitriyana, yang berhasil menorehkan presta- si luar biasa. Untuk pertama kalinya, kiprah Yana berhasil meraih medali untuk kontingen panahan beregut putri Indonesia di ajang Olimpiade Seoul pada 1988 silam. Salah satu perjuangan Yana bersama kedua atlet panahan lainnya, Kusumawardhani dan Lilies Handayani diceritakan oleh novelis Silvarani dalam novel berjudul 3 Srikadi terbitan Gramedia Pustaka Utama (GPU). Setebal 266 halaman dan disertai foto di adegan film 3 Srikandi arahan Imam Brotoseno juga mengisahkan persoalan dramatik ketiganya. Ketiga atlet menggunakan latar cerita yang berbeda. Yana memiliki latar ibukota, Kusumawardhani dari Ujung Pandang dan Surabaya menjadi milik Lilies Handayani. Selain menceritakan ketiga atlet, novel ini juga mengisahkan Donald Pandingan yang dijuluki Robin Hood Indonesia.




Recent Comments